Archive for May, 2006

Galeri Foto Letto

Thursday, May 18th, 2006

Buat ngeliat foto-foto letto yang gambarnya gw ambil beberapa waktu yang lalu
bisa klik di
SINI


Posted by tamtomo to :::::: Me & My De Javu :::::::: at 5/19/2006 06:36:00 AM

Letto & Friendster

Wednesday, May 17th, 2006
Letto di Friendster?

Ya foto-foto berikut diambil dari profil mereka di FS.
Pengin liat profil mereka selengkapnya?

Klik di sini….

Letto Beraksi, Mal pun Sesak

Monday, May 8th, 2006

Senin, 1 Mei 2006, SAMARINDA-, Ratusan ABG memadati Mal Lembuswana Sabtu (29/4) malam lalu. Letto, band asal Jogjakarta yang ngetop lewat lagu Sampai Nanti, Sampai Mati… berhasil menyedot perhatian pecinta musik di Kota Tepian.
Letto yang diperkuat oleh Noe (vokal), Patub (gitar), Ari (bass) mampu menyuguhkan lagu-lagu yang membuat pecinta musik berdiri tegak dimulai pukul 19.00 Wita hingga usai penampilan mereka.

Noe sang vokalis tak pernah bosan mengungkapkan kekagumannya pada Samarinda.
"Ini pertama kalinya kami (Letto, red) ke Samarinda. Dan ternyata orang Samarinda ramah-ramah banget, jadi betah di sini (Samarinda, red)," ujar Noe yang diikuti riuh tepuk tangan penonton.

Yang unik, penggemar Letto yang notabene digawangi oleh 4 cowok, tidak hanya dari para cewek, kalangan cowok pun terlihat histeris dan menikmati setiap lagu yang disuguhkan. Bahkan sekelompok pria berambut gondrong dan berpenampilan ala preman berdiri di atas meja hanya demi bisa menyaksikan Letto.
Saat hits Sandaran Hati dinyanyikan, mereka terlihat enjoy bahkan hapal dan ikut bernyanyi.

Siang harinya, tepatnya pukul 15.00 Wita, band yang baru merilis album bertitel Truth, Cry and Lie ini menghadiri jumpa pers di Ijima Café Jl S Parman Samarinda.
Dalam jumpa pers tersebut Noe dan rekan-rekan blak-blakan bercerita seputar album dan kehidupan mereka.
Saat ditanya mengenai kesan pertama ketika tiba di Samarinda ada pengakuan yang sempat mengundang senyum.
"Samarinda itu kota yang bersih, se-enggaknya lebih bersih dibanding Jogja," cuap Noe tanpa beban.

Begitu pula saat Letto didaulat untuk memperkenalkan diri masing-masing, "Saya Noe, di Letto saya kebagian jadi pemandu sorak," cuap cowok yang mengaku menciptakan lagu berdasarkan pengalaman pribadinya.

Letto memang buka band baru. Sebelum merilis album Truth, Cry and Lie, mereka pernah masuk di kompilasi Pilih 2004 dengan menyodorkan tembang berbahasa Inggris berjudul I’ll Find Away.

Saat disinggung soal lagu-lagu Letto yang banyak berbahasa Inggris, Patub sang pemetik gitar angkat bicara.
"Bukannya sok ke Inggris-Inggrisan. Tapi menurut kami kalau dari bahasa Inggris kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan dituangkan dalam lagu, musiknya jadi aneh, nggak pas di dengar," beber Patub.

Usai menggelar jumpa pers di Ijima Cafe dan manggung di Mal Lembuswana, malamnya sekitar pukul 23.00 Wita Letto kembali unjuk gigi dengan tampil di Crown Cafe.
Kehadiran Letto di Samarinda adalah persembahan dari LA Light untuk pecinta musik di Samarinda.

Sumber: Kaltim Post




Posted by All About Letto to :::: All About LETTO :::: at 5/08/2006 06:37:00 AM

Konser Letto di LA Light Weekend Spectacular

Monday, May 8th, 2006

Selasa, 2 Mei 2006, BALIKPAPAN- Di tengah berkibarnya grup-grup musik baru, Letto tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar setianya di Balikpapan. Tampil dengan formasi lengkap, Letto yang diawaki oleh Noe (vokal), Ari (bas), Agus Patub (gitar), dan Dedi (drum) berhasil membuat fans wanitanya teriak histeris di konser yang digelar di hotel Bahtera, kemarin malam (30/4).

Grup musik asal Jogja ini membuka malam dengan tembang You and I dari album pertamanya, Truth, Cry and Lie. Penampilan Noe dan Ari cukup atraktif. Terlebih lagi Noe yang mampu berinteraksi dengan baik kepada pengunjung yang berjumlah sekitar 100 orang yang berkumpul malam itu.

Kita juga nggak ngerti musik apa ini. Kita cuma ngerti musik Letto,” ujar Noe saat diwawancarai Kaltim Post beberapa saat sebelum konser yang disponsori oleh LA Light ini digelar.
Letto pun tidak resah ketika mereka tahu lagu mereka tidak sempat berada di top chart beberapa stasiun radio di Balikpapan.

Yah monggo (silakan, Red). Kita main musik bukan untuk berada di top chart kok. Letto naik panggung karena suka bermusik,” ujar Ari dengan logat Jogja nya yang khas.

Walau begitu, fans mereka tetap setia menyaksikan tembang demi tembang pop, jazz, dan fushion yang mereka bawakan sampai pukul 12.00. Di akhir konser, saat lagu pamungkas Sampai Nanti, Sampai Mati… dilantunkan oleh Noe, suasana makin hangat dan akrab.

Sumber: Kaltim Post

Posted by All About Letto to I’ll Find A Way at 5/08/2006 06:34:00 AM